Tampilkan postingan dengan label NASIHAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIHAT. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

Ujian Itu Nikmat, Nikmat Itu Ujian~


Alhamdulillah, hari ini diberi kesempatan untuk terus bernafas di bumi Allah..

.:Untuk diriku + dirimu = kita semua~:.

Melihat kepada cuaca sekarang, hujan tanpa henti dan tiadanya matahari berpanjangan.. Ramai diantara kita yang diuji dengan kesehatan.. Demam, batuk, selsema dan sebagainya berikutan cuaca..Tidak kurang juga untuk yang diuji dengan ujian-ujian atas kemapuan kalian..

Bila difikir2 semula, itu adalah nikmat dari Allah untuk hamba2-Nya yang terpilih...Sesungguhnya sakit itu penghapus dosa..Bersyukurlah setinggi-tinggi syukur kpd Allah atas nikmat ujianNya kepada kita...
“Tiada seorang mu’min yang rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyaki tatau kesedihan (kesusahan) sampai duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya” (HR. Bukhari).

Dan bila mana kita sakit, itu juga adalah ujian di atas kemampuan kita sendiri..sesungguhnya Allah takkan menguji kita atas kemampuan kita sendiri...Jangan hiasi mehnah yang bernilai itu dengan keluh kesah maupun perasaan tidak redha dengan ketentuan Ilahi..Dia adalah Pencipta kita, hamba2Nya, dan Dia lah juga yang tahu sebaik2 perkara untuk kita..

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (2:286)

Bersyukurlah bila kita dijuji dengan sesuatu ujian, kerana itu kemampuan kita. Itu juga tanda sayangnya Pencipta sekalian alam kepada kita, hambaNya..
Bila mana kita rasa terus-terus diberikan nikmat tanpa rasa diuji, disitu sedarlah Allah beri kita segenap waktu menikmati nikmatNya itu dan itu juga adalah sebenar ujian yg ramai tidak sedar..
Bersyukurlah, Bersyukurlah, Bersyukurlah..krn, jika waktu yg dikehendakiNya, nikmat itu boleh ditarik semula..
(Mengapa mereka bersikap demikian?) dan mengapa mereka tidak melihat (dengan hati mereka) bahawa Allah memewahkan rezeki bagi sesiapa yang dikehendaki-Nya (sebagai cubaan adakah orang itu bersyukur atau sebaliknya), dan Ia juga yang menyempitkannya (sebagai ujian samada diterima dengan sabar atau tidak)? Sesungguhnya hal yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang membuktikan kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman. (30 :37 )

Nikmat itulah ujian yang sering membuat kita alpa dan terlupa dari mana datangnya kesenangan yang dimiliki.

Namun pada hakikat sebenar, nikmat dan ujian terdapat dalam kedua2 keadaan, dan beruntunglah bagi mereka yang sentiasa menjinakkan hati untuk bersyukur dan mentaati Rabbul'Izati..

Kamis, 22 Desember 2011

NASEHAT MAMAK

Wahai Puteriku .........
Putriku tercinta!!!
Aku seorang yang telah berusia hampir lima puluh tahun.
Hilang sudah masa remaja, impian dan khayalan.
Aku telah mengunjungi banyak negeri, dan berjumpa dengan banyak orang.
Aku juga telah merasakan pahit getirnya dunia.
Oleh karena itu dengarkanlah nasehat-nasehatku yang benar lagi jelas, berdasarkan pengalaman-pengalamanku, yang belum pernah engkau dengar dari orang lain sebelumnya.
Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral,
menghapus kejahatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena
tumpul, dan mulut letih, tetapi kami tidak menghasilkan apa-apa.
Kemungkaran tidak dapat kami berantas, bahkan semakin
bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan
pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya.
Kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum
tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu,
putriku!!! Kuncinya berada di tanganmu.
Benar bahwa lelakilah yang memulai langkah pertama dalam
lorong dosa, tetapi bila engkau tidak setuju, laki-laki itu tidak akan
berani, dan andaikata bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki
tidak akan bertambah parah.
Engkaulah yang membuka pintu, kau
katakan kepada si pencuri itu : silakan masuk … ketika ia telah
mencuri, engkau berteriak : maling …! Tolong … tolong… saya
kemalingan.
Demi Allah … dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis
kecuali gadis itu telah ia telanjangi pakaiannya.
Demi Allah … begitulah, jangan engkau percaya apa yang
dikatakan laki-laki, bahwa ia tidak akan melihat gadis kecuali akhlak
dan budi bahasanya. Ia akan berbicara kepadamu sebagai seorang
sahabat.
Demi Allah … ia telah bohong! Senyuman yang diberikan
pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu
tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan ! setelah itu apa
yang terjadi? Apa, wahai puteriku? Coba kau pikirkan!
Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian
engkau ditinggalkan, dan engkau selamanya tetap akan merasakan
penderitaan akibat kenikmatan itu. Pemuda tersebut akan mencari
mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, dan engakulah yang
menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis,
keningmu tercoreng, selama hidupmu engkau akan tetap berkubang
dalam kehinaan dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu
selamanya.
Bila engkau bertemu dengan pemuda, kau palingkan muka, dan
menghindarinya. Apabila pengganggumu berbuat lancang lewat
perkataan atau tangan yang usil, kau lepaskan sepatu dari kakimu.

Wahai Putriku.....
lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila semua ini engkau lakukan,
maka semua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu anak-anak
nakal itu takkan mengganggu gadis-gadis lagi. Apabila anak laki-laki
itu menginginkan kebaikan maka ia akan mendatangi orang tuamu
untuk melamar.
Cita-cita wanita tertinggi adalah perkawinan. Wanita,
bagaimanapun juga status sosial, kekayaan, popularitas, dan
prestasinya, sesuatu yang sangat didamba-dambakannya adalah
menjadi isteri yang baik serta ibu rumah tangga yang terhormat.
Tak ada seorangpun yang mau menikahi pelacur, sekalipun ia
lelaki hidung belang, apabila ia akan menikah tidak akan memilih
wanita jalang (nakal), akan tetapi ia akan memilih wanita yang baik
karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putera-puterinya
adalah seorang wanita amoral.
Sesungguhnya krisis perkawinan terjadi disebabkan kalian
kaum wanita! Krisis perkawinan terjadi disebabkan perbuatan wanita-wanita asusila, sehingga para pemuda tidak membutuhkan isteri,
akibatnya banyak para gadis berusia cukup untuk nikah tidak
mendapatkan suami. Mengapa wanita-wanita yang baik belum juga
sadar? Mengapa kalian tidak berusaha memberantas malapetaka ini?
Kalianlah yang lebih patut dan lebih mampu daripada kaum laki-laki
untuk melakukan usaha itu karena kalian telah mengerti bahasa
wanita dan cara menyadarkan mereka, dan oleh karena yang menjadi
korban kerusakan ini adalah kalian, para wanita mulia dan beragama.
Maka hendaklah kalian mengajak mereka agar bertakwa kepada
Allah, bila mereka tidak mau bertakwa, peringatkanlah mereka akan
akibat yang buruk dari perzinaan seperti terjangkitnya suatu
penyakit. Bila mereka masih membangkang maka beritahukan akan
kenyataan yang ada, katakan kepada mereka : kalian adalah gadis-gadis
remaja putri yang cantik, oleh karena itu banyak pemuda
mendatangi kalian dan berebut di sekitar kalian, akan tetapi apakah
keremajaan dan kecantikan itu akan kekal? Semua makhluk di dunia
ini tidak ada yang kekal. Bagaimana kelanjutannya, bila kalian sudah
menjadi nenek dengan punggung bungkuk dan wajah keriput? Saat
itu, siapakah yang akan memperhatikan? Siapa yang akan menaruh
simpati?
Tahukah kalian, siapakah yang memperhatikan, menghormati
dan mencintai seorang nenek? Mereka adalah anak dan para cucunya,
saat itulah nenek tersebut menjadi seorang ratu ditengah rakyatnya.
Duduk di atas singgasana dengan memakai mahkota, tetapi
bagaimana dengan nenek yang lain, yang masih belum bersuami itu?
Apakah kelezatan itu sebanding dengan penderitaan di atas? Apakah
akibat itu akan kita tukar dengan kelezatan sementara?
Dan berilah nasehat-nasehat yang serupa, saya yakin kalian
tidak perlu petunjuk orang lain serta tidak kehabisan cara untuk
Wahai Putriku...
menasehati saudari-saudari yang sesat dan patut dikasihani. Bila
kalian tidak dapat mengatasi mereka, berusahalah untuk menjaga
wanita-wanita baik, gadis-gadis yang sedang tumbuh, agar mereka
tidak menempuh jalan yang salah.
Saya tidak minta kalian untuk mengubah secara drastis
mengembalikan wanita kini menjadi wanita berkepribadian muslimah
yang benar, akan tetapi kembalilah ke jalan yang benar setapak demi
setapak sebagaimana kalian menerima kerusakan sedikit demi sedikit.
Perbaikan tersebut tidak dapat diatasi hanya dalam waktu
sehari atau dalam waktu singkat, malainkan dengan kembali ke jalan
yang benar dari jalan yang semula kita lewati menuju keburukan
walaupun jalan itu sekarang telah jauh, tidak menjadi soal, orang
yang tidak mau menempuh jalan panjang yang hanya satu-satunya
ini, tidak akan pernah sampai. Kita mulai dengan memberantas
pergaulan bebas, (kalaupun) seorang wanita membuka wajahnya tidak
berarti ia boleh bergaul dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Istri
tanpa tutup wajah bukan berarti ia boleh menyambut kawan suami
dirumahnya, atau menyalaminya bila bertemu di kereta, bertemu di
jalan, atau seorang gadis menjabat tangan kawan pria di sekolah,
berbincang-bincang, berjalan seiring, belajar bersama untuk ujian, dia
lupa bahwa Allah menjadikannya sebagai wanita dan kawannya
sebagai pria, satu dengan lain dapat saling terangsang. Baik wanita,
pria, atau seluruh penduduk dunia tidak akan mampu mengubah
ciptaan Allah, menyamakan dua jenis atau menghapus rangsangan
seks dari dalam jiwa mereka.

Wahai Putriku....
kepada kalian, putri-putriku, wahai putriku yang beriman dan
beragama! Putriku yang terhormat dan terpelihara ketahuilah bahwa
yang menjadi korban semua ini bukan orang lain kecuali engkau.
Oleh karena itu jangan berikan diri kalian sebagai korban iblis,
jangan dengarkan ucapan mereka yang merayumu dengan pergaulan
yang alasannya, hak asasi, modernisasi, emansipasi dan kehidupan
kampus. , mereka sama sekali tidak peduli dengan
kalian selain untuk pemuas kelezatan sementara. Sedangkan saya
adalah seorang ayah dari empat orang gadis. Bila saya membela
kalian, berarti saya membela putri-putriku sendiri. Saya ingin kalian
bahagia seperti yang saya inginkan untuk putri-putriku.
Sesungguhnya tidak ada yang mereka inginkan selain
memperkosa kehormatan wanita, kemuliaan yang tercela tidak akan
bisa kembali, begitu juga martabat yang hilang tidak akan dapat
ditemukan kembali.
Bila anak putri jatuh, tak seorangpun di antara mereka mau
menyingsingkan lengan untuk membangunkannya dari lembah
kehinaan, yang engkau dapati mereka hanya memperebutkan
kecantikan si gadis, apabila telah berubah dan hilang, mereka pun
lalu pergi menelantarkannya, persis seperti anjing meninggalkan
bangkai yang tidak tersisa daging sedikitpun.
Inilah nasehatku padamu, putriku. Inilah kebenaran. Selain ini
janganlah engkau percayai. Sadarlah bahwa di tanganmulah, bukan
di tangan kami kaum laki-laki, kunci pintu perbaikan. Bila mau
perbaikilah diri kalian, dengan demikian umat pun kan menjadi baik.

Selasa, 17 Mei 2011

Jika CINTA

Jika CINTA bisa menyemangatimu...
Kenapa kau tak minta semangat dari CintaNYA?
...
Jika CINTA bisa memberimu arti hidup...
Kanapa kau tak minta kehidupan dr Cinta-NYA?

Jika CINTA bisa memberimu senyuman...
Kenapa kau tak pernah tersenyum dari Cinta-NYA?

Kau bilang itu Virus Merah Jambu "VMJ"...
kau bilang itu Virus Kelabu...
Buat hati tertutup debu...Bernama debu maksiat...

Saya tidak akn menyebut Virus itu sebagai VMJ.
Dialah virus yang membuat kita LALAI !
Lalai dari ibadah,,,
lalai dari mngingat ALLAH,,,
lalai dari semangat JIHAD,,,
dialah Virus kotor *Virus Kelabu*

CINTA adlh fitrah,tentu tak ada yg bs mnyalahkan virus Cinta.
krn itulah saah satu dr isi HATI kita.
Tapi,bukan Virus CINTA yang fitrah.
Ini Virus Kelabu yg d'naiki hawa nafsu...

virus Kelabu seperti ini yang hinggap pada HATI yang kelabu.
bagaimana TIDAK,kita rasakan Semangat karena Virus ini,
tp bukan karena virus Cinta terhadap ALLAH !!!

Saat SMS datang dari sii Virus Kelabu yang merusak HATI sampai ke Otak.
"Ukhti,..bagunlah...sudah saatnya Tahajud"
dengn cepat bangun,terus melakukan Tahajud.
Tapi,saat sii Virus Kelabu tak SMS,,,

Duhai Rabb,,,
Engkau masih berselimutkan kehangatan malam d'tempat tidurmu...

Saat Chat FB dari sii Virus kelabu menghinggapi Hati nan Qalbu...
"Akhi,,,besok kan Hari senin,tetap Istiqamah dengan puasa sunahnya yaaaa"..

MasyaAllah...apa yang mmbuatmu SEMANGAT???
Untuk apa IBADAHmu???
Apa karena sii Virus keabu kau BERSEMANGAT IBADAH ???
Lalu kau kemanakan Ibadahmu ,.
karena Virus CINTA pada ALLAH Azza Wajalla ???

Amati-lah Firman Alloh Azza Wa Jalla .

"Dan diantara manusia ada orng" yang menyembah tandingan" selain Allah,mereka mencintanya sebagaimana mereka mencintai ALLAH.
adapun orang" yang beriman mereka sangat Cintanya kepada ALLAH...

Astagfirullah...
Astagfirullah...
Astagfirullahal'adziim...

Virus kelabu yang membawa debu hitam pd HATI kita,haya akan menjauhkan kita pd Cinta Rabb kita.
virus kelabu yang bernama Cinta yang berbuah maksiat,tak pantas dipertahankan,,hanya akan membuatmu tumbuh dallm kepalsuan...

INGAT,bila ternyata Virus kelabu itu tak berubah mnjadi Virus Cinta yang abadi,HATI kita merasakan kelelahan TANGIS.
Tapi,anehnya kita tak pernah merasakan tangisan saat ALLAH menjauhi qt,qt malah sagat mni'mati rasa MATI HATI qt.
na'udzubillaah.....

Tegaskanlah HATI kita !!!
Tolak keras Virus kelabu dlm HATI kita !!
Bila kita mmpu mengendalikannya,
jika kita tau keberadaannya,
kita pasti mmpu mngontrol smua prilaku kita
agar tak terjerumus pd jurang kemaksiatan yg nyata...

virus Kelabu tak selamanya mampu membunuhmu,asal kau tau cara menahannya...

Maka AMATI "HATI" dengn cara yang benar..
Luruskan NIAT dan bertawakkallah kepda ALLAH Azza Wa Jalla.

Ya ALLAH.........
Kurniakanlah kepadaku CintaMU dan Cinta orang" yang mencintaiMU,,
serta amal yang menyampaikanku kepada Cinta-NYA...

Senin, 25 April 2011

=:: Untukmu yang sedang "Sendiri" ::=-

Wanita muslimah laksana bunga yang menawan, wanita muslimah yang sholehah bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya. Begitu indah, begitu berkilau dan menentramkan…

Teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut…
Namun tentunya…tak sembarang orang berhak meraihnya….menghirup sarinya…. hanya yang dia yang benar-benar terpilihlah…yang dapat memetiknya…meraih pesonanya…

Dengan harga mahal yang teramat suci…
Sebuah ikatan amat indah…bernama pernikahan…

===============

Karena itu…sebelum saatmu tiba….
Janganlah engkau biarkan seorang muslimah layu sebelum masanya…
Jangan kau menjadikan serigala liar membuatnya bahan permainan dalam keisenganmu…
Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….atas nama taaruf…atas nama cinta…

Ya…atas nama cinta…
Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….
Atas nama taaruf…atas nama Cinta

Kau tau saudaraku…??
Jika seseorang jatuh cinta….maka cinta akan membungkus seluruh aliran darahnya…membekuknya dalam jari-jarinya. dan menutup semua mata…hati dan pikirannya….

Membuat seseorang lupa akan prinsipnya….
Membuat seseorang lupa akan besarnya fitnah ikhwan-akhwat…
Membuat seseorang lupa akan apa yang benar dan apa yang seharusnya ia hindarkan…
Membuat seseorang itu lupa akan apa yang telah ia pelajari sebelumnya tentang batasan-batasan pergaulan ikhwan akhwat…
Membuat seseorang menyerahkan apapun…supaya orang yang ia cintai…”bahagia” atau ridho terhadap apa yang ia lakukan…
Membuat orang tersebut lupa…bahwa….cinta mereka belum tentu akan bersatu dalam pernikahan….

Wahai saudaraku….akhi fillah…
Jangan sampai cinta menjerumuskanmu dalam lubang yang telah engkau tutup rapat sebelumnya…

Karena itu…jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…segeralah…buat sebuah benteng yang tebal…yang kokoh…

Tanam rumput beracun disekelilingnya…

Pasang semak berduri di muara-muaranya

Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati.
Cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan.
Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya.
Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin…

Cinta begitu dasyat pengaruhnya…jika engkau tau….
Karena itu…jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…segeralah…buat sebuah benteng yang tebal…yang kokoh…

Tanam rumput beracun disekelilingnya…
Pasang semak berduri di muara-muaranya….

Berlarilah menjauhinya…
Menjauhi orang yang kau cintai….
Buat jarak yang demikian lebar padanya….
Jangan kau berikan ia kesempatan untuk menjajaki hatimu…

Biarlah air mata mengalir untuk saat ini…
Karena kelak yang akan kalian temui adalah kebahagiaan…
Biarlah sakit ini untuk sementara waktu…
Biarlah luka ini mengering dengan berjalannya kehidupan…

Karena…cinta tidak lain akan membuat kalian sendiri yang menderita…
Kalian sendiri…

Saudaraku….
Tentunya sudah mengerti dan paham…
Bagaimana rasanya jika sedang jatuh cinta…
Jika dia jauh..kita merasa sakit karena rindu…
Jika ia dekat…kita merasa sakit…karena takut kehilangan….
Padahal…ia belum halal untukmu…dan mungkin tidak akan pernah menjadi yang halal…

Karena itu…jauhilah ia…
Jangan kau biarkan dia menanamkan benih-benih cinta di hatimu….dan kemudian mengusik hatimu…
Jangan kau biarkan dia mempermainkanmu dalam kisah yang bernama cinta…
Maka…bayangkanlah keadaan ini…tentang istrimu kelak…

Saudaraku…..
Sukakah engkau..??
Apabila saat ini ternyata istrimu (kelak) sedang memikirkan pria yang itu bukan engkau..???

Sukakah engkau..??
Bila ternyata istrimu (kelak) saat ini tengah mengobrol akrab…tertawa riang…becanda…
Saling menatap…
Saling menggoda…
Saling mencubit…
Saling memandang dengan sangat…
Saling menyentuh…???
Dan bahkan lebih dari itu…??
Sukakah engkau saudaraku…??

Sukakah engkau bila ternyata saat ini istrimu (kelak) sedang jalan bersama pria lain yang itu bukan engkau…??
Sukakah engkau…??
Bila saat ini istrimu (kelak) tengah berpikir dan merencanakan pertemuan berikutnya…??
Tengah disibukkan oleh rencana-rencana…apa saja yang akan ia lakukan bersama pria itu…??

Tidak cemburukah engkau temanku..??
Bila saat ini istrimu (kelak) sedang makan bareng bersama pria lain…
Istrimu (kelak) saat ini sedang digoda oleh pria-pria….
Istrimu (kelak) sedang ditelepon dengan mesra…
Istrimu (kelak) saat ini sedang curhat dengan pria… yang berkata…”aku tak bisa jika sehari tak mengobrol denganmu…”
Tidak cemburukah…?? tidak cemburukah…?? tidak cemburukaaaaahhhhhhhh……???

Tidak terasa bagaimanakah..
Jika istrimu (kelak) saat ini tengah beradu pandangan…
Bercengkrama..
Bercerita tentang masa depannya…
Dengan pria lain yang bukan engkau…???

Sukakah engkau kiranya istrimu (kelak) saat ini tidak bisa tidur karena memikirkan pria tersebut…??
Menangis untuk pria tersebut…??
Dan berkata dengan hati hancur…”aku sangat mencintamu…aku sangat mencintaimu…???”
Tidak patah hatikah engkau…???
Sukakakah engkau bila istrimu (kelak ) berkata pada pria lain..”tidak ada orang yang lebih aku cintai selain engkau…??”
Menyebut pria tersebut dalam doanya…
Memohon pada Allah supaya pria tersebut menjadi suaminya…
Dan ternyata engkaulah yang kelak akan jadi suaminya…..dan bukan pria tersebut…???

Jika engkau tidak suka akan hal itu…
Jika engkau merasa cemburu….
Maka demikian halnya dengan istrimu (kelak)…

Dan…Allah jauh lebih cemburu daripada istrimu….
Allah lebih cemburu…saudaraku…
Melihat engkau sendirian…namun pikirannmu enggan berpindah dari wanita yang telah mengusik hatimu tersebut….
Saudaraku….kalian percaya takdir bukan..?
Saudaraku….kalian percaya takdir bukan..?

Apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama…
Maka…
Sejauh apapun mereka…
Sebanyak apapun rintangan yang menghalangi…
Sebesar apapun beda diantara mereka…
Sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya…

Meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya…
Meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya…
Meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa…

PASTI tetap saja mereka akan bersatu….
Seakan ada magnet yang menarik mereka…
Akan ada hal yang datang…untuk menyatukan mereka berdua….
Akan ada suatu kejadian…yang membuat mereka saling mendekat…dan akhirnya bersatu…

Namun…
Apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh…
Maka…
Sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat…
Sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya…
Sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua…
Sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya…
Sedekat apapun…

PASTI…akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh…
Ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok…
Ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik….
Ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu…
Bahkan ketika mereka mungkin telah menetapkan tanggal pernikahan…

Namun…yang perlu dicatat disini adalah…
Yakinlah…bahwa yang diberikan oleh Allah…
Yakinlah…bahwa yang digariskan oleh Allah…
Yakinlah…bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya..
Adalah…yang terbaik untuk kita….
Adalah….yang paling sesuai untuk kita…
Adalah…yang paling membuat kita merasa bahagia,,,,

Karena Dialah…yang paling mengerti kita…lebih dari kita sendiri…
Dialah…yang paling menyayangi kita…
Dialah…yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik untuk kita…
Sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya…dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita…

Dan….yang perlu kita catat juga adalah…

JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN..ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA...NAMUN JUSTRU BERARTI BAHWA...KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT..

KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK SAUDARAKU...
YANG LEBIH BAIK..

Meskipun saat ini…mata manusia kita tidak memahaminya…
Meskipun saat itu…perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata…
Meskipun saat itu…otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk….

Tidak…jangan terburu-buru menvonis bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk….bahwa engkau tidak pantas….
Karena kelak…engkau akan menyadarinya…
Engkau akan menyadarinya perlahan…bahwa apa yang telah hilang darimu….bahwa apa yang tidak engkau Dapatkan….bukanlah yang terbaik untukmu…bukanlah yang pantas untukmu…bukanlah sesuatu yang baik ,,,,untukmu….

Karena itu…saudaraku…
Jangan mubazirkan perasaanmu…air matamu…waktumu….
Jangan kau umbar semua perasaan cintamu ketika engkau tengah menjalin proses taarufan…
Jangan kau umbar semua kekuranganmu…jangan kau ceritakan semuanya…
Jangan kau terlalu ngotot ingin dengannya…jika engkau mencintainya…
Karena belum tentu dia adalah jodohmu…
Pun jangan takut bila ternyata kalian tidak merasa cocok…
Karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk kalian…

Maka…memohonlah padaNya…
Mintalah padanya diberikan petunjuk…dan dijauhkan dari segala godaan yang ada…
Karena…cinta sebelum pernikahan…pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat…
Dan…percayalah…jodoh itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan…banyak sedikitnya teman perempuan

Sama sekali tidak…
Karena jika laki-laki yang terjaga maka Allahlah yang akan mengirimkan pendamping untuknya…
Karena laki-laki yang terjaga adalah laki-laki yang banyak didamba oleh seorang akhwat sejati…
Jadi…jagalah dirimu…hatimu…kehormatanmu…sebelum saatnya tiba…

Perbanyak bekalmu…dan doamu…
Yakinlah…bahwa Allah yang akan memilihkan yang terbaik untukmu…
Amien…

Ya Allah…karuniakanlah kami seorang pasangan yang sholeh…
Yang menjaga dirinya…
Yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya…
Yang senantiasa memperbaiki dirinya…
Yang senantiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah…
Yang baik akhlaknya…
Yang menerima kami apa adanya…
Yang akan membawa kami menuju Jannah Mu Ya Rabb…

Kabulkan ya Allah…
Segerakanlah…karena hati kami teramat lemah…dan cinta sebelum menikah adalah sebuah cobaan yang berat…

Semoga Menjadi Bahan Renungan,

Karya Indah ini ditulis Ulang dari www.oaseimani.com, dengan modifikasi dan tambahan serta perubahan judul.

Publikasi Ulang dan beberapa perubahan ini semata mata agar bisa dibaca lebih luas lagi, dalam rangka saling mengingatkan tentang sebuah keharusan yang seharusnya kita lakukan, tentang garis garis Indah dalam Islam yang seharusnya kita taati untuk kebaikan kita semua.

Semoga menggugah dan menampar Hati kita yang Lalai,.
  • Hadis riwayat Abdullah bin Masud ra., ia berkata:
    Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada seorang pun yang lebih menyukai pujian daripada Allah maka oleh karena itulah Dia memuji Zat-Nya sendiri. Dan tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah maka karena itu Allah mengharamkan perbuatan keji. (Shahih Muslim No.4955)
  • Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
    Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya Allah itu cemburu dan orang yang beriman juga cemburu. Kecemburuan Allah, yaitu jika orang mukmin melakukan apa yang diharamkan. (Shahih Muslim No.4959)

Catatan Ini adalah juga Nasihat buat diriku sendiri,
Semoga menjadi nasihat buat siapa saja yang membacanya,

Rabu, 09 Maret 2011

♥ Nasehat Ibu untuk anaknya… ♥

Kepada anak-anakku yang…………SENDIRI

Cinta ibarat kupu-kupu. Makin kau kejar, makin ia menghindar. Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu di saat kau tak menduganya. Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerima. Jadi tenang-tenang saja, jangan terburu-buru dan pilihlah yang terbaik.


Kepada anak-anakku yang…………TIDAK SENDIRI

Cinta bukannya perkara menjadi “orang sempurnanya” seseorang. Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantu menjadikan dirimu sesempurnanya.


Kepada anak-anakku yang…………PLAYBOY/PLAYGIRL

Jangan katakan “Aku cinta padamu” bila kau tidak benar-benar peduli. Jangan bicarakan soal perasaan-perasaan bila itu tidak benar-benar ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hati. Jangan menatap ke dalam mata bila apa yang kau kerjakan hanya berbohong. Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali ‘tuk menerimanya saat ia terjatuh.


Kepada anak-anakku yang…………SUDAH MENIKAH

Cinta bukan urusan “Ini salahmu!”, tapi “Maafkan aku, ya?” Bukan “Kau dimana!”, tapi “Aku disini, kenapa?” Bukan “Kok bisa sih kau begitu?”, tapi “Aku ngerti.” Dan juga bukan “Coba, seandainya kau……”, tetapi “Terima kasih ya, kau begitu….”


Kepada anak-anakku yang…………BERTUNANGAN

Tolak ukur bukannya untuk saling mencocoki berapa lama waktu yang kalian habiskan bersama, melainkan untuk berapa saling baiknya kalian berdua.


Kepada anak-anakku yang…………PATAH HATI

Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya, dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya. Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.


Kepada anak-anakku yang…………NAIF

Bila kau jatuh cinta, mau jatuh jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu “ngotot”, berbagilah dan jangan sekali-kali tidak fair, berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut. Siap-siaplah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.


Kepada anak-anakku yang…………MENGUASAI

Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.


Kepada anak-anakku yang…………TAKUT MENGAKUI

Cinta menyakitkan bila engkau putuskan hubungan dengan seseorang. Itu malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu. Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya.


Kepada anak-anakku yang…………MASIH BERTAHAN

Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu dan kau telah menyiakan bertahun-tahun untuk orang yang tidak layak.


Kepada semua anak-anakku…………
Harapanku, dapatkan seorang pria/wanita yang cintanya jujur, kuat dan besar, matang serta dewasa, tidak selalu berubah, pandai menopang, pelindung, penyemangat, penuh syukur, dan tidak egois.